Friday, May 20, 2011

Komparasi New Jupiter MX vs Honda CS-1 vs Suzuki Satria vs Kawasaki Athlete

Setelah bahas komparaski kelas skutik dan motor sport nanggung, sekarang yuk bahas komparasi antar bebek kelas atas alias bebek super. Merek pesertanya pun ya jelas cuman itu-itu aja Yamaha, Honda, Suzuki dan Kawasaki. Komparasi ini buat menyambut datangnya si New Jupiter MX yang udah ganti rupa lebih sporty (klaim pabrikan).
Yamaha New Jupiter MX
Pabrikan garpu tala kayaknya makin semangat + pede aja gelontorin produk-produk baru, selain itu produk tua mereka juga mulai kena facelift semua, dari Jupiter Z, Vixion, Scorpio, sampai datangnya si fenomenal Yamaha Byson. Sekarang MX pun kena ubahan meski gak radikal tapi cukup diacungin sepuluh jempol karena sudah mengaplikasi cakram belakang, bayangkan sudah puluhan tahun Yamaha berkiprah di Indonesia jualan segala macem motor baru kali ini mereka berani pasang cakram belakang, apa gak hebat tuh?? (ngecee…hihi)
Ubahan disektor bodi bagian fairing kini lebih besar ketimbang MX lama, selain itu ada penambahan spatbor belakang buat melindungi kolong jok dari cipratan kotoran. Knalpot sebenarnya masih sama cuman “hiasanya” aja yang beda pada pelapis kromnya sedikit dikecilin. Dan dibagian muka yang paling beda, lampu sein depan lebih menyipit jadi lebih sangar diliat.
Gosip-gosip si New Jupiter MX ini bakal dibanderol sekitar Rp15.825.000 (naik 350rebu) di Jakarta. Kalau bener cuma naik segitu pantes aja yang diubah hanya tampilan luarnya doang, mesin masih sama 135cc tapi tenaganya naik loh jadi 9,21 kw atau sekitar 12 dk lebih dikit lah. Nyaris sama dengan Honda CS-1 yang 12,8 dk, tapi tenaga New Jupiter MX dapat dicapai di 8500 rpm, kalau CS-1 baru bisa di 10.000 rpm, ya maklum kapasitasnya lebih gede. Tapi lonjakan tenaga cuma segitu rasanya masih kurang nendang mengingat nih motor bener-bener masih fresh from oven ketimbang CS-1 yang sudah lebih dulu nongol.
Ni dia spesifikasi New Jupiter MX:
• Harga : Rp15.825.000,- (estimasi)
• Panjang x Lebar x Tinggi : 1.960 mm x 695 mm x 1.080 mm
• Tinggi Tempat Duduk : 775 mm
• Jarak Antar Roda : 1.255 mm
• Jarak Ke Tanah : 130 mm
• Kapasitas Tangki : 4 Liter Berat Isi : 116 kg
• Tipe Mesin : 4 Langkah, 4 Valve SOHC, Berpendingin Cairan
• Diameter Langkah : 54,0 x 58,7 mm
• Kapasitas Silinder : 134,4 cc
• Susunan Silinder : Cylinder Tunggal / Tegak
• Perbandingan Kompresi : 10,9 : 1
• Power Max : 9.21kW (12,43dk) / 8500rpm
• Torsi Max : 12,14 Nm / 6000 rpm
• Oli Mesin : Total 1.150 Liter
• Transmisi : Return, 5 Kecepatan (1-N-2-3-4-5)
• Kopling : Basah, Kopling manual, Multiplat
• Sistem Starter : Electric Starter dan Kick Starter
• Tipe Rangka : Diamond
• Suspensi Depan : Teleskopik
• Suspensi Belakang : Lengan Ayun, Suspensi Monocross
• Rem Depan : Cakram
• Rem Belakang : Cakram
• Ban Depan : 70/90-17M/C 38P
• Ban Belakang : 100/70-17M/C 49P
Honda CS-1
Pabrikan motor sejuta umat ini tergolong rada nekat dalam ngedisain motor bebek super mereka, jika sebelumnya dithailand memproduksi Sonic dengan disain ala “ayam jago” pas muncul di Indonesia malah diganti CS-1 berdisain ala crossover. Padahal motor Sonic thailand sangat laris manis di tangan IU (Importir Umum) tapi kenapa si Honda malah ngeluarin CS-1 yah?… Meski dengan bentuk rada nyleneh toh lama-lama diterima masyarakat juga. Kayak temenku yang loyalis Honda, sebenarnya dia kepincut sama Honda Sonic keluaran terakhir tapi berhubung musti beli di IU yang harganya selangit ya sudah akhirnya milih beli CS-1.
Meski hanya berkapasitas 125cc, tenaga yang dikeluarkan masih mengungguli New Jupiter MX tapi masih kalah jauh dengan Suzuki Satria FU150. Harganya pun cuman terpaut 150rebu lebih murah ketimbang Satria FU150. Jadi bebek super ini rasanya masih kemahalan diantara bebek-bebek lain. Keunggulan CS-1 itu pada desainya yang menurutku rada nyentrik jadi bikin pemakainya tampil beda dibanding rider lainya yang mempunyai bebek berdisain gitu-gitu aja.
Spesifikasi lengkap CS-1:
Harga : Rp17.190.000,- (OTR Jakarta)
• Panjang X lebar X tinggi : 1.923 x 682 x 1.042 mm
• Jarak Sumbu Roda : 1.251 mm
• Jarak terendah ke tanah : 130 mm
• Berat kosong : 114 kg
• Tipe rangka : Twin Tube Frame
• Tipe suspensi depan : Teleskopik
• Tipe suspensi belakang : Tunggal ( Monoshock )
• Ukuran ban depan : 70/90 – 17 M/C 38P
• Ukuran ban belakang : 80/90 – 17 M/C 44P
• Rem depan : Cakram hidrolik dengan piston ganda
• Rem belakang : Cakram hidrolik dengan piston tunggal
• Kapasitas tangki bahan bakar : 4,1 liter
• Tipe mesin : 4 langkah, OHC, pendingin air
• Diameter x langkah : 58 x 47,2 mm
• Volume langkah : 124,7 cc
• Perbandingan Kompresi : 10,7 : 1
• Daya Maksimum : 12,8 PS / 10.000 rpm
• Torsi Maksimum : 1.04 kgf.m / 7500 rpm
• Kapasitas Minyak Pelumas Mesin : 1,0 liter pada penggantian periodik
• Kopling Otomatis : Manual. multiplate wel clutch
• Gigi Transmsi : 5 kecepatan
• Pola Pengoperan Gigi : 1-N-2-3-4-5
• Starter : Electrik Starter & Kick Starter
Suzuki Satria FU150
Pabrikan huruf S ini rada merana nasib penjualanya jika dibandingkan Honda dan Yamaha terpaut jauh meskipun juga belum kesalip sama pabrikan si ijo Kawasaki. Tapi penjualan produk Satria FU150 termasuk laris manis bak kacang goreng. Meskipun harganya paling mahal diantara semua bebek di Indonesia, teknologi yang ditawarkan cukup hebat dengan harga segitu.
Dibanding CS-1, dengan nambah duit 150 rebu saja sudah dapet bebek sport berkapasitas 150cc, desain ayam jago kampung, tenaga jauh lebih dahsyat, tapi paling haus bensin. Dengan tenaga standar 16dk butuh oprekan ekstrim buat nandingi si Satria FU150 ini jika memakai bebek lain kayak New Jupiter MX dan CS-1 apalagi si Athlete. Bentuk palang pelek Satria FU150 juga termasuk desain paling favorit dan sempat jadi tren dikalangan modifikasi mania sehingga juga termasuk barang yang dicari oleh motormania tanah air. Lampu depan yang berdisain ala GSX600 juga jadi barang rebutan dikalangan modifikator lokal.
Jadi satu-satunya kelebihan dan kelemaha si Suzuki Satria FU150 ini ada dimesin itu sendiri, tenaganya paling gambot sekaligus paling boros bensin.
Nih spesifikasi Satria FU150:
• Harga : Rp17.340.000,- (OTR Jakarta)
• Panjang Keseluruhan : 1.945
• Lebar Keseluruhan : 652
• Tinggi Keseluruhan : 941
• Berat Kendaraan : 95kg
• Mesin : 4-Tak, DOHC, Berpendingin Udara SACS, 4-katup
• Kapasitas Silinder : 147,3cc
• Perbandingan Kompresi : 10,2 : 1
• Daya Maksimum : 16 Ps/9.500rpm
• Torsi Maksimum : 1,27Kgm/8,500rpm
• Karburator : MIKUNI BS 26 – 187
• Kopling : Manual plat majemuk tipe basah
• Transmisi : 6 Percepatan
• Arah Perpindahan Gigi : 1 Ke bawah, 5 Ke atas
• Suspensi Depan : Teleskopik, pegas spiral, bantalan oli
• Suspensi Belakang : Lengan ayun, pegas spiral, bantalan oli
• Rem Depan / Rem Belakang : Cakram / Cakram
• Ukuran Roda Depan : 70/90 – 17 38S
• Ukuran Roda Belakang : 80/90 – 17 44S
• Tangki Bahan Bakar : 4,9liter
Kawasaki Athlete
“murah meriah” itu senjata utama buat bebek-bebek pabrikan Kawasaki Indonesia buat nandingi keperkasaan trio jepun lainya. Kawasaki Athlete merupakan motor ayam jago tulen versi murah dari Suzuki Satria FU150. Jadi bagi biker yang kepincut motor Satria FU150 tapi gak punya duit 17jeti ya sudahlah nyemplak Athlete aja murah meriah euy.
Sayangnya kelebihan harga murah gak diikuti tenaga mesin yang mumpuni, coba dibandingkan CS-1 atau New Jupiter MX tenaga Athlete masih ketinggalan lumayan jauh padahal kapasitas mesin sama dengan CS-1, apalagi kalau dibandingin Satria FU150 wah jadi kayak dongeng “kelinci lawan kura-kura” hehe. Ya maklum lah konfigurasi mesin Athlete tidak tegak kayak lawan-lawanya jadi tenaga mesin kemakan berat gravitasi lebih besar ketimbang rival-rivalnya. Dengan keunggulan dimensi paling pendek, Athlete diklaim paling lincah meliuk-liuk dikemacetan kota.
Sayangnya pabrikan Kawasaki hanya mengeluarkan 1 tipe percepatan yaitu otomatis doang. Perpindahan giginya pun kayak bebek pada umumnya, jadi gak sporti banget deh.
Spesifikasi Athlete:
• Harga : Rp15.100.000 (OTR Jakarta)
• Tipe mesin : 4 langkah, SOHC 2 Katup
• Diameter x Langkah : 56 x 50.6mm
• Jumlah & Isi Silinder : 1 buah & 124.6cc
• Perbandingan Kompresi : 9.8 : 1
• Daya Maksimum : 9.9dk/8000 rpm
• Torsi Maksimum : 8.6 Nm/6000 rpm
• Karburator : Keihin PB18
• Sistem Starter : Kick Starter & Elektrik Starter
• Jumlah Transmisi : 4 speed
• Pola Pengoperan Gigi : N-1-2-3-4-N ( Rotary ) Tipe Sistem Reduksi Final
• Tipe Rangka : Full Frame
• Suspensi Depan :Teleskopik – Fork
• Suspensi Belakang : Swing Arm Monoshock
• Panjang x Lebar x Tinggi : 1920 x 695 x 970 mm
• Berat Maksimum : 104 kg
• Rem Depan : Hidrolik, single disc, caliper 2 piston
• Rem Belakang : Hidrolik, single disc, caliper 2 piston
• Kapasitas Tangki : 5.2 liter
• Kapasitas Bagasi : 4.5 liter
• Ban Depan : 70/90-17
• Ban Belakang : 80/90-17
Ikuti polling berikut ini…

0 comments:

Post a Comment

Admin

 
 
Copyright © Motor Trend
Designs By adsensecepat